Postingan

Menampilkan postingan dengan label kloning

Heboh! BlackBerry Kloning

Sejak akhir minggu lalu, sejumlah pengguna BlackBerry di tanah air terusik. Karena tiba-tiba mereka tidak bisa lagi menggunakan layanan BlackBerry (BB)-nya. Mendadak PIN (Personal Identification Number)-nya tidak dikenali, dan otomatis layanan data yang biasanya dinikmati melalui handheld buatan RIM (Research In Motion) ini jadi mandul. Dita, misalnya, harus menelan kejengkelan karena BB yang selama ini jadi alat bekerja maupun teman setianya baik untuk berkomunikasi maupun bersosialisasi melalui Facebook jadi bisu. "PIN yang di status beda dengan yang di body," jelas Dita yang mengaktifkan layanan BB-nya sejak 4 bulan lalu. Saat ini ada banyak pengguna BB yang terjebak kasus seperti dialami Dita: PIN-nya tiba-tiba kena suspend. Bisa jadi mereka termasuk korban kloning PIN, yang terpikat membeli BB karena harganya jauh lebih murah daripada yang ditawarkan sejumlah operator telekomunikasi, partner resmi RIM dalam menjual BB di Indonesia, atau para pedagang yang menjadi rekanan...

Tolak Kloning PIN, Komunitas BlackBerry Teriak

Maraknya aksi kloning PIN Blackberry (BB) membuat kalangan komunitas pengguna BB gerah. Bahkan mereka mengkampanyekan 'Say No To Cloning PIN' di tiap-tiap milis dan komunitas. "Sangat menjengkelkan. Semuanya dirugikan dengan adanya kloning PIN. Bukan hanya yang baru tapi juga pelanggan existing bisa dirugikan," tutur Fanny Pramana, Koordinator milis Thumbers dan Isat-BB (komunitas pengguna BB Indosat), saat mengobrol dengan detikINET , Kamis (28/5/2009) dini hari. Kekesalan Fanny cukup beralasan. Sebab minggu-minggu ini ada ribuan pengguna BB di Indonesia yang tidak bisa menggunakan perangkatnya. Research in Motion (RIM) sebagai produsen tengah gencar-gencarnya melakukan massive wipe out . Massive wipe out adalah tindakan penonaktifan perangkat secara sentralisasi dan besar-besaran oleh produsen perangkat asal Kanada itu, dengan mematikan kode PIN yang dimiliki pengguna produk gelap. Celakanya, dengan kondisi seperti itu, bukan hanya pengguna baru saja yang dirugikan...